Program Pengabdian Masyarakat Unversitas Nurul Huda
OTT KPK dan Mitos Jual Beli WTP di BPK
Jika Minum Minimal Dua Cangkir Kopi Sehari Bisa Kurangi Risiko Kanker Hati
Siswi SMK di Lumajang Dibegal saat Berteduh
Mudah Cara Membuat Foto Menjadi Miniatur
Jadwal Gerhana Bulan Total Terjadi Malam ini 7 September 2025
5 Trik Rumah Tangga yang Akan Memudahkan Pekerjaan Sehari-hari
foto : bengkulu.sahabatrakyat.com
PEKALONGAN, jejakpantura.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polres Pekalongan menyelenggarakan tes urin bagi puluhan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan anggota DPRD Kota Pekalongan, pada Jumat (19/5/2017).
Wakil Wali Kota Pekalongan Saelany Mahfudz mengatakan, pelaksanaan tes urine bagi para pejabat dan wakil rakyat ini merupakan bukti nyata komitmen mereka dalam melawan narkotika dan zat adiktif lain (napza).
Ditemui di Pekalongan, ia berharap masyarakat, termasuk di dalamnya para pejabat, menjauhi napza atau biasa dikenal sebagai narkoba karena akan merugikan diri sendiri maupun orang lain.
"Bagi pengguna narkoba, sanksinya sudah jelas. Jangan dekat-dekatlah," saran dia.
Sudah sejak lama narkoba telah menjadi momok tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Banyak yang terjerumus di dalamnya, tak terkecuali para pejabat.
Wakil Ketua DPRD Kota Pekalongan Ismet Inonu mengungkapkan, para anggota dewan sangat menyambut baik penyelenggaraan tes urine mendadak yang dimotori BNN itu.
"Kami berharap peredaran narkoba di Kota Pekalongan bisa dicegah dan diminimalisasi sebagai upaya menyelamatkan anak bangsa," tutur politisi PDIP itu.
Selanjutnya, Ismet juga menyatakan, DPRD akan mendukung sepenuhnya rencana pemkot untuk membangun kantor BNN di Kota Pekalongan.
"Kami menjanjikan dukungan penuh. Minimal untuk tahun ini sudah harus ada tanahnya dan pada tahun berikutnya bisa segera dibangun," tandas dia. (gal)