Program Pengabdian Masyarakat Unversitas Nurul Huda
OTT KPK dan Mitos Jual Beli WTP di BPK
Jika Minum Minimal Dua Cangkir Kopi Sehari Bisa Kurangi Risiko Kanker Hati
Siswi SMK di Lumajang Dibegal saat Berteduh
Mudah Cara Membuat Foto Menjadi Miniatur
Jadwal Gerhana Bulan Total Terjadi Malam ini 7 September 2025
5 Trik Rumah Tangga yang Akan Memudahkan Pekerjaan Sehari-hari
ISTIMEWA (suaramerdeka.com)
PEKALONGAN – Sebanyak 700 rumah tidak layak huni (RTLH) yang tersebar di sejumlah kelurahan di Kota Pekalongan akan segera dipugar. Pemilik rumah menerima bantuan dari APBD Kota Pekalongan sebesar Rp 7,5 juta untuk memperbaiki RTLH tersebut.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pekalongan, Marsudi Ismanto menjelaskan, 700 RTLH yang akan dipugar tersebut tersebar di sejumlah kelurahan se-Kota Pekalongan.
Menurut dia, pada tahun ini Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pekalongan akan menangani sekitar 1.700 RTLH. Selain dari APBD Kota Pekalongan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan juga akan menerima bantuan pugar RTLH dari APBD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Dari APBD Provinsi Jawa Tengah, Pemkot Pekalongan akan mendapat bantuan untuk memperbaiki 414 unit RTLH dengan nilai masing-masing Rp 10 juta. Sedangkan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, lanjut Marsudi, Pemkot Pekalongan akan menerima bantuan pugar RTLH sekitar 600 unit dengan nilai masing-masing Rp 15 juta.
“Untuk bantuan dari Provinsi, saat ini masih diverifikasi. Apakah pemilik rumah itu berhak menerima bantuan atau tidak. Sebab, rumah yang akan diberikan bantuan harus di tanah miliknya sendiri,” terangnya, Minggu (28/5).
Berdasarkan hasil validasi terhadap jumlah RTLH di Kota Pekalongan, terdapat 6.448 rumah yang dinyatakan dalam status tidak layak huni. RTLH tersebut tersebar di 27 kelurahan di empat kecamatan. Meliputi 2.123 rumah di Kecamatan Pekalongan Timur dan 2.009 rumah di Kecamatan Pekalongan Utara.
Selain itu 1.564 rumah di Kecamatan Pekalongan Barat dan 752 rumah di Kecamatan Pekalongan Selatan.
“Tahun ini kami menangani 1700 rumah. Selebihnya sudah kami usulkan ke semua pihak. Harapannya, semua rumah tidak layak huni bisa ditangani semua pada 2019,” tandas Marsudi.
(SM)