Program Pengabdian Masyarakat Unversitas Nurul Huda
OTT KPK dan Mitos Jual Beli WTP di BPK
Jika Minum Minimal Dua Cangkir Kopi Sehari Bisa Kurangi Risiko Kanker Hati
Siswi SMK di Lumajang Dibegal saat Berteduh
Mudah Cara Membuat Foto Menjadi Miniatur
Jadwal Gerhana Bulan Total Terjadi Malam ini 7 September 2025
5 Trik Rumah Tangga yang Akan Memudahkan Pekerjaan Sehari-hari
Ilustrasi pembunuhan
KAJEN, jejakpantura.com - Polisi berhasil mengungkap pelaku pembunuhan sadis di Hotel Rejo Podomoro, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, pada Kamis (18/5). Menurut keterangan pelaku, korban dihabisinya lantaran ia merasa sakit hati akibat perkataan korban. Pelaku kemudian kabur dengan membawa barang-barang korban.
Sebelum kejadian, korban meminta pelaku untuk mencarikan kamar hotel. Kemudian mereka bertemu di pertigaan dekat rumah korban. Korban sempat diajak ke Pasar Comal untuk mencari pakaian. Sekitar pukul 14.00 WIB, setelah mengurus administrasi, keduanya masuk kamar.
Namun, korban tetiba marah karena merasa menunggu terlalu lama. "Mencaci-maki saya. Saya tampar, tapi ia berhasil menghindar. Kemaluan saya malah ditendang. Saya emosi, lalu cekik korban. Pas keluar banyak darah dari mulutnya, saya panik. Saya cekik lagi untuk memastikan ia benar-benar mati. Habis itu baru saya pukuli," terang pelaku.
Ketika mengetahui korban meninggal, pelaku check-out dan bergegas pergi meninggalkan hotel dengan membawa sejumlah barang milik korban.
Pelaku pergi membawa motor, helm, HP, dompet, jaket dan celana korban ke rumah temannya di Kajen. Celana korban ia bawa karena terkena banyak darah. "Sampai akhirnya saya ditangkap polisi itu," jelasnya.
Pelaku mengaku baru kali ini mencarikan hotel untuk korban, sementara korban mencari pelanggan sendiri di Facebook. "Biasanya saya mendapat upah Rp 150 ribu untuk cari hotel. Waktu itu saya bayar pakai uang saya dulu buat hotel, katanya mau diganti korban," ujarnya. (gal)