Program Pengabdian Masyarakat Unversitas Nurul Huda
OTT KPK dan Mitos Jual Beli WTP di BPK
Jika Minum Minimal Dua Cangkir Kopi Sehari Bisa Kurangi Risiko Kanker Hati
Siswi SMK di Lumajang Dibegal saat Berteduh
Mudah Cara Membuat Foto Menjadi Miniatur
Jadwal Gerhana Bulan Total Terjadi Malam ini 7 September 2025
5 Trik Rumah Tangga yang Akan Memudahkan Pekerjaan Sehari-hari
MAYAT DALAM KARUNG: Mayat ditemukan terikat dalam karung di Pantai Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jumat (19/5). (suaramerdeka.com/Dwi Putro GD)
SURADADI - Warga Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal digemparkan dengan penemuan mayat yang terbungkus dalam karung di tepi pantai utara wilayah setempat, Jumat (19/5). Kondisi mayat yang terikat tali itu, diduga korban penganiayaan.
Pantauan di lapangan, mayat yang terlihat mengenaskan itu, di bungkus karung warna putih bergaris merah hijau. Karung itu diikat dengan tali tambang warna hijau kuning. Posisi tangan korban tampak terikat kebelakang badan dan kepala diikat dengan tali. Sementara itu, mayat tersebut menggunakan baju merah garis putih coklat, dan bercelana jean warna biru.
Hingga siang tadi, petugas identifikasi dari Polres Tegal melakukan olah TKP. Sedangkan, lokasi penemuan mayat jadi tontonan warga di luar garis polisi. Informasi dari masyarakat sekitar, mayat yang diduga korban penganiayaan itu, kali pertama ditemukan oleh petani melati. Namun, saksi mata kali pertama belum diketahui identitasnya.
“Saya tidak tahu pasti kronologisnya. Tapi katanya ditemukan warga yang ada di kebun melati,” kata seorang warga Sidaharja, Agus (45).
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo saat di lokasi kejadian mengatakan dari hasil olah TKP, dugaan sementara merupakan korban penganiayaan. Namun demikian, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Dugaan sementara merupakan korban penganiayaan. Tapi perlu menunggu hasil otopsi,” terangnya.
Menurut dia, saat ditemukan kondisi tangan korban terikat kebelakang dengan tali plastik. Selain itu, leher korban juga terikat tali plastik pada pemberat berupa karung berisi pasir. Untuk kepentingan penyelidikan, jazad korban dibawa ke RSUD dr Soesilo Slawi untuk diotopsi. Kasus tersebut saat ini ditangani Satreskrim Polres Tegal. (SM)