Program Pengabdian Masyarakat Unversitas Nurul Huda
OTT KPK dan Mitos Jual Beli WTP di BPK
Jika Minum Minimal Dua Cangkir Kopi Sehari Bisa Kurangi Risiko Kanker Hati
Siswi SMK di Lumajang Dibegal saat Berteduh
Mudah Cara Membuat Foto Menjadi Miniatur
Jadwal Gerhana Bulan Total Terjadi Malam ini 7 September 2025
5 Trik Rumah Tangga yang Akan Memudahkan Pekerjaan Sehari-hari
MASJID AAS: Bangunan masjid yang didirikan di ruang terbuka hijau Alun-alun Slawi tampak belum sempurna. (suaramerdeka.com/Cessnasari)
SLAWI - Pembangunan tempat ibadah di ruang terbuka hijau berupa pekerjaan penyempurnaan Masjid AAS akhirnya dimulai. Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Tata Ruang dan Pertanahan (Disperkimtaru) Kabupaten Tegal Jaenal Dasmin menyebutkan, pekerjaan penyempurnaan Masjid Alun-alun Slawi (AAS) akan dilaksanakan selama 120 hari kalender, dimulai 22 Mei hingga 18 September 2017.
Penyempurnaan masjid yang dibangun sejak tahun 2016 itu menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Tegal 2017. “Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Parasdya Hita, Kabupaten Brebes dengan nilai kontrak Rp 927.606.000,” terangnya.
Menurut Jaenal, meski pekerjaan baru selesai 18 September nanti, diupayakan masjid tersebut bisa digunakan untuk shalat Idul Fitri. Penyempurnaan Masjid AAS menjadi salah satu fokus Disperkimtaruna tahun ini. Sebab, pada pembangunan tahap I yang dilaksanakan tahun lalu, pelaksana pekerjaan telah memasang reng dan usung, sedangkan atap bangunan belum dipasang.
Jika penyempurnaan tidak segera dilaksanakan, dikhawatirkan, reng, usung dan kayu yang telah terpasang menjadi lapuk karena pengaruh cuaca. “Pekerjaan ini untuk menyelematkan atau mengamankan konstruksi yang sudah terpasang,” ucap Jaenal.
(SM)