Program Pengabdian Masyarakat Unversitas Nurul Huda
OTT KPK dan Mitos Jual Beli WTP di BPK
Jika Minum Minimal Dua Cangkir Kopi Sehari Bisa Kurangi Risiko Kanker Hati
Siswi SMK di Lumajang Dibegal saat Berteduh
Mudah Cara Membuat Foto Menjadi Miniatur
Jadwal Gerhana Bulan Total Terjadi Malam ini 7 September 2025
5 Trik Rumah Tangga yang Akan Memudahkan Pekerjaan Sehari-hari
Polisi Antisipasi Pemalang Jadi Titik Kemacetan Saat Mudik (tribunjateng/raka f pujangga)
PEMALANG - Kepolisian RI (Polri) memastikan kejadian penumpukan pemudik di Brexit Tol pada 2016 lalu tidak terulang lagi.
Hal itu disampaikan Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Pol, Unggung Cahyono didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumawa, dan Kakor Sabhara Polri Irjen Pol Umar Septono, di Hotel Regina Pemalang, Rabu (24/5/2017).
"?Saya mengajak seluruh kementrian maupun lembaga negara yang terkait dengan arus lalu lintas baik mudik maupun arus balik mempersiapkan diri. Agar pelayanan kita kepada masyarakat lancar, sesuai perintah Presiden RI Bapak Joko Widodo dalam Rakor? kemarin," kata dia, dalam rilisnya.
Dia menjelaskan, Operasi Kemanusiaan Rahmadniya 2017 akan dilaksanakan selama 12 hari dan Lebaran dilaksanakan tanggal 25-26 Juni 2017.
Dia memprediksikan arus mudik sudah dilakukan masyarakat mulai tanggal 21 Juni 2017.
"Maka kita harus melakukan persiapan dalam pengamanan arus mudik 2017. Tahun ini diperkirakan Pemalang adalah titik Kumpul dan titik Puncak pengamanan arus mudik di Jawa," tambah Asops Kapolri.
Kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Dalam rangka Pengamanan Idul Fitri 1438 H Tahun 2017 tersebut untuk menyinergikan dan meningkatkan pelayanan.
Kegiatan intu dihadiri seluruh Karo Ops Polda, Dir Lantas serta Kapolres Jajaran Polda Jateng, Polda Jabar, Polda DIY, Polda Jatim, Polda Banten dan Polda Bali, serta Seluruh Bupati Jawa, Kementrian Perhubungan, dan lembaga lembaga negara baik TNI dan Depkes Jateng.
"Selain arus mudik maupun balik, jangan lupa perhatikan ancaman lain seperti Pengendalian pangan, terorisme dan kriminalitas lainnya. Kita harus waspada terhadap ancaman lainya jangan sampai kita kecolongan, dan waspadai betul jangan ada sweping baik terhadap rumah hiburan maupun rumah makan, dan tolong koordinasi dengan baik bagaimana metodenya silahkan dibahas dalam acara ini," pesan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang dibacakan oleh Karo Analis Intelkam Polri Brigjen Pol. Drs Imam Ketut Argawa.
(Tribunjateng)