


Program Pengabdian Masyarakat Unversitas Nurul Huda
Jika Minum Minimal Dua Cangkir Kopi Sehari Bisa Kurangi Risiko Kanker Hati
5 Trik Rumah Tangga yang Akan Memudahkan Pekerjaan Sehari-hari
Sewa Apartemen Harian Green Pramuka Jakarta – Strategis, Nyaman, Harga Bersahabat
Mencekam kejadian di Kuala Lumpur Seorang Wanita Melakukan Percobaan Penyerangan dengan Pisau
Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)
SEMARANG - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah telah memeriksa 35 saksi dalam penyelidikan tewasnya Brigadir Dua Taruna Mohammad Adam, taruna tingkat II Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono di Semarang, Jumat, mengatakan, penyidik sudah melaksanakan gelar perkara tersebut pada hari ini.
"35 saksi yang merupakan 21 taruna tingkat II dan sisanya tingkat III," katanya.
Menurut dia, belum ada penetapan tersangka dalam perkara tersebut. Namun, ia menyebut dugaan tersangka lebih dari satu orang dalam penganiayaan taruna tersebut.
"Pemeriksaan intensif sudah dilaksanakan hingga malam tadi, hari ini gelar perkara. Untuk tersangka nanti," katanya.
Ia menambahkan hasil autopsi terhadap korban juga telah diperoleh. Korban dipastikan tewas akibat gagal nafas menyusul luka di paru-paru.
Korban tewas akibat penganiayaan dan pemukulan.
Barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut, berupa kopel sabuk serta tongkat kecil, juga sudah diamankan.
Sebelumnya, Mohammad Adam dilaporkan tewas pada Kamis (18/5) di kompleks Akpol Semarang. Taruna tingkat II tersebut diduga tewas dianiaya seniornya. (Ant)