Pembangunan Sutet di Batang Tahap Pembebasan Lahan || mediatunggal.com


SHARE

Pembangunan Sutet di Batang Tahap Pembebasan Lahan

admin 26-05-2017 || 14:13:12

Foto: Antaranews.com

BATANG - Pembangunan saluran ultra tegangan ekstra tinggi (SUTET berkapasitas 500 kilovolt (KV) TX Ungaran-Mandiracan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memasuki tahap pembayaran pembebasan lahan milik warga dan lahan tanah kas desa.

Perwakilan Pembangunan SUTET 500 KV TX Ungaran-Mandiracan, Suwardi di Batang, Kamis, mengatakan bahwa pihaknya akan secepatnya menyelesaikan proses pembebasan lahan agar SUTET dapat segera dibangun.

"Setelah pembayaran ganti untung dan masing-masing bidang lahan sudah bebas, kami langsung eksekusi untuk fondasi pelaksanaan kontruksi," katanya.

Ia mengatakan pembebasan lahan pembangunan SUTET 500 KV TX Ungaran-Mandiracan di Batang baru tiga kecamatan yang sudah selesaikan meski masih ada sedikit masalah kekurangan adiministrasi.

Di Kabupaten Batang, kata dia, ada 30 desa di sembilan kecamatan dan lahan PT Perhutani yang terkena tapak tower pembangunan SUTET Ungaran-Mandiracan.

"Kami akan secepatnya menindaklanjuti proses lain terkait pembebasan sesuai dengan peraturan Perhutani," katanya.

Ia menyebutkan jumlah tapak tower 105 unit yang berada di lahan milik tanah kas desa (TKD) dan lahan milik warga.

"Adapun 12 tower dari 105 tower yang sudah selesai pembayaran ganti untung dan siap dibangun kontruksi," katanya.

Ia menyebutkan sari 9 Kecamatan yang sudah terbayar pembebasan lahan tapak tower yaitu Kecamatan Subah, Tersono, Warungasem, dan Tulis. Kecamatan lain belum selesai sepenuhnya karena masih menunggu kelengkapan adminsitrasi.

"Belum lengkapnya persyaratan adminsitrasi menjadi kendala proses verifikasi untuk pembayaran pembebasan lahan," katanya.

Kepala Sub Bagian Otonomi Daerah Bagian Pemerintahan Kabupaten Batang Fahrurosi berharap pada penerima ganti untung pembebasan lahan tapak tower dapat mempergunakan uang tersebut dengan sebaik-baiknya.

"Gunakan uang itu untuk membeli tanah kembali atau dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga uang tersebut tidak habis percuma," katanya.

(Ant)



Baca juga :

Related Post