Program Pengabdian Masyarakat Unversitas Nurul Huda
OTT KPK dan Mitos Jual Beli WTP di BPK
Jika Minum Minimal Dua Cangkir Kopi Sehari Bisa Kurangi Risiko Kanker Hati
Siswi SMK di Lumajang Dibegal saat Berteduh
Mudah Cara Membuat Foto Menjadi Miniatur
Jadwal Gerhana Bulan Total Terjadi Malam ini 7 September 2025
5 Trik Rumah Tangga yang Akan Memudahkan Pekerjaan Sehari-hari
BATANG, Tim tuan rumah Persibat Batang, Jawa Tengah, ditahan imbang oleh PSS Sleman pada laga lanjutan Liga 2 Tahun 2017 yang diselenggarakan di Stadion M. Sarengat Kabupaten Batang, Jawa Tengah,, Minggu petang.
Tim berjuluk "Laskar Alas Roban" itu sejak awal pertandingan langsung menggebrak lini pertahanan belakang PSS Sleman yang dijaga oleh Arie Sandi, Muhamad Bagus Nirwanto, dan Muhamad Hamdan Zamzam.
Namun, berkat kedisplinan pemain PSS Sleman, serangan yang digalang oleh pemain depan Persibat dapat dimentahkan oleh tim berjuluk "Laskar Sembada" itu.
Kendati mendapat tekanan dari Persibat, tim tamu yang didukung oleh ribuan pendukungnya yang hadir di Stadion M. Sarengat juga mampu melakukan serangan yang terorganisasi ke lini pertanahanan belakang Persibat yang dijaga oleh Kapten Persibat, Tugihadi, Arif Budiono, dan Ivan Wahyudi.
Hingga babak pertama usai, pertandingan yang dipimpin wasit Ginanjar Rahman Latief asal Bandung, kedudukan 0-0.
Memasuki babak kedua, kedua kesebelasan saling menerapkan pola menyerang sehingga permainan berjalan keras dan banyak menimbulkan beberapa pelanggaran.
Meski banyak pelanggaran, wasit Ginanjar Rahman tidak sampai mengeluarkan kartu kuning atau merah pada kedua kesebelasan itu karena pelanggaran masih dinilai wajar.
Mendekati babak kedua usai, Persibat Batang yang menargetkan meraih poin penuh berusaha lebih menekan serangan ke lini pertahanan belakang PSS Sleman.
Akan tetapi, hingga akhir babak kedua kedudukan tetap 0-0.
Pelatih Persibat Lukas Tumbuan yang didampingi CEO Persibat Batang Indonesia Deddy Irawan mengatakan dengan persiapan yang mepet berpengaruh terhadap kualitas permaianan anak asuhnya.
"Berdasar hasil imbang 0-0 bermain di kandang sendiri, kami tidak puas. Kendati demikian, kami juga bangga terhadap semangat anak asuhnya karena tim kesebelasan yang dihadapi pada pertandingan Minggu sore ini adalah tim yang hebat," katanya.
Pelatih PSS Sleman Freddy Muli mengatakan dalam pertandingan itu, kedua kesebelasan mempunyai peluang yang cukup untuk menciptakan gol.
"Kami bangga terhadap anak asuh yang percaya diri dan semangat dalam pertandingan sore ini," katanya.
(ANTARA JATENG)