Pemasangan 12 Girder Kelar, Pantura Batang Kembali Lancar || mediatunggal.com


SHARE

Pemasangan 12 Girder Kelar, Pantura Batang Kembali Lancar

admin 30-05-2017 || 15:16:43

Pemasangan girder flyover Kandeman jalan Tol Ruas Batang-Semarang (Foto: Humas Polres Batang)

BATANG, jejakpantura.com - Drama pemasangan 12 girder (balok beton) flyover Kandeman, Batang, usai sudah. Melintang sepanjang 50,8 meter, penyangga yang menghubungkan ruas tol Batang-Semarang itu kelar Senin (29/5/2017) sore WIB.

"Selesai sudah. Meski sempat tertunda beberapa hari, 12 girder pada akhirnya berhasil terpasang dengan baik. Alhamdulillah," ungkap Kasatlantas Polres Batang AKP Muhammad Adiel Aristo sebagaimana dilansir laman Polres Batang.

Girder yang sebelumnya direncanakan selesai maksimal dua hari, molor hingga beberapa hari. Pemasangan girder molor lantaran ada beberapa masalah teknis dan kendala cuaca. Rencana awal, girder mulai dipasang hari Kamis (25/5/2017) pukul 07.00 WIB. Namun, peletakan girder pertama baru dimulai tengah hari karena tali crane mengalami masalah dan harus diganti sebagaimana dikonfirmasi Kabag Ops Polres Batang, Kompol Hartono.

Kendala itu sempat mengakibatkan beberapa perubahan terkait teknis pemasangan serta rekayasa lalu-lintas. Grider yang semula akan dipasang per tiga balok sekaligus, terpaksa dipasang satu per satu. 

Pada mulanya girder akan dipasang per tiga buah dengan estimasi waktu sekitar dua jam, diikuti penutupan jalur pantura Batang. Kendaraan besar seperti truk dan bus dihentikan, sementara kendaraan kecil dialihkan melalui jalur alternatif di selatan maupun utara pantura. Jalur akan dibuka satu jam selama masa jeda pengelasan, sebelum tiga grider berikutnya.

Namun, grider akhirnya dipasang per buah, dengan waktu maksimal satu jam per balok. Selama pemasangan, jalur pantura ditutup dan akan dibuka selama 30 menit untuk mengurai arus kendaraan. Begitu seterusnya hingga ke-12 girder terpasang.

Akan tetapi, sampai tengah malam baru satu balok yang berhasil dipasang. Girder yang sudah terpasang itu bahkan terpaksa diturunkan lagi pada malam hari itu lantaran dinilai pengembang bengkok. Girder lain pun setali tiga uang, maka pengerjaan pun terpaksa dihentikan dan dilanjutkan keesokan harinya.

Hari-hari berikutnya, pemasangan girder juga sempat dihentikan karena cuaca. Hujan yang turun pada malam hari mengharuskan proyek dihentikan untuk sementara waktu.

Macet

Sempat terjadi kemacetan selama pemasangan 12 girder berbobot total 150 ton tersebut. Satlantas Poltes Batang pun melakukan rekayasa dengan sistem buka-tutup arus. Ketika girder dalam proses pemasangan, pengalihan arus kendaraan kecil dilakukan, sementara truk terpaksa dihentikan.

Adapun interval buka-tutup arus menyesuaikan lamanya pemasangan girder. Usai pemasangan, jalur akan terus dibuka hingga kemacetan terurai, kemudian dilanjutkan pemasangan girder selanjutnya.

Kendaraan kecil dan bus dari arah barat dialihkan ke utara di pertigaan Samsat Batang, menuju jalur Pantai Sigandu-Ujungnegoro (jalan PLTU), lalu keluar di Bakalan, Tulis, dan kembali ke jalur utama pantura menuju Semarang.

Sementara, untuk arus kendaraan dari timur diarahkan ke jalur selatan arah Bandar, tepatnya di pertigaan Polsek Kecamatan Tulis. Kendaraan akan turun ke Wonotunggal hingga tembus ke jalan pantura menuju Jakarta. Selain itu, pertigaan menuju Desa Tragung juga menjadi alternatif lain.

Pengalihan dan buka-tutup arus itu terus dilakukan hingga seluruh girder selesai terpasang.

(gal/jejakpantura.com)



Baca juga :

Related Post